Artikel

Teknik Pemasaran dan Penjualan Kuarter ke-4 Yang Wajib Anda Coba

Akhir dan awal tahun (kuarter ke-4) merupakan momen yang paling sering diandalkan oleh retailer untuk mengadakan promo besar-besaran demi menarik pembeli sebanyak-banyaknya. Supaya Anda bisa mengungguli penjual lain, Anda perlu memiliki teknik pemasaran dan penjualan yang lebih unik dan persiapan secara matang. Berikut ini adalah beberapa strategi yang bisa Anda implementasikan.

  1. Manfaatkan data penjualan yang sebelumnya

Yang harus Anda lakukan di awal adalah mengecek data penjualan Anda dari tahun lalu. Berdasarkan itu, Anda dapat menentukan siapa yang harus Anda targetkan, kapan sebaiknya Anda memulai promo, dan konten atau promosi seperti apa yang sebaiknya Anda gunakan tahun ini. Identifikasi bagian mana dari strategi marketing Anda (email marketing, iklan media sosial, atau bahkan konten blog) yang paling sukses selama setahun terakhir, kemudian gunakan lagi dan optimalkan strategi tersebut dengan memasukkan tema liburan di dalamnya.

  1. Prediksikan kebutuhan inventarismu

Selain melihat data penjualan yang sebelumnya, Anda sebaiknya juga untuk melihat laporan inventaris Anda dari tahun sebelumnya. Menyimpan banyak barang di toko tanpa mempertimbangkan permintaan pelanggan adalah sesuatu yang tidak bijak, tetapi stok barang yang terlalu sedikit hanya akan menghambat penjualan Anda, sebab Anda tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan Anda. Oleh karena itu, penting untuk memprediksi kebutuhan inventaris Anda sehingga Anda tidak hanya dapat menentukan jumlah stok dengan tepat, tetapi juga mengetahui barang mana saja yang harus Anda sediakan lebih banyak dan barang mana yang tidak perlu Anda jual lagi.

  1. Tanggapi transaksi yang belum tuntas secepatnya

Anda pasti kecewa ketika menemukan ada banyak keranjang belanjaan yang ditinggalkan oleh calon pembeli di situs e-commerce Anda. Calon pembeli yang baru atau bukan pelanggan tetap Anda kemungkinan membuka beberapa tab sekaligus ketika mencari barang tertentu dan membandingkan satu penjual dengan yang lain. Mereka mungkin teralihkan oleh sesuatu dan berniat untuk melanjutkan transaksi di lain waktu atau bisa saja benar-benar meninggalkan keranjang belanjaannya tanpa alasan yang pasti. Dari sini Anda dapat mencari tahu apa alasannya; apakah proses checkout di toko online Anda membingungkan? Apakah calon pembeli tidak dapat menemukan metode pengiriman yang diharapkan? Ataukah ada hal lain yang membuat pembeli kurang cocok?

Dengan menggunakan sistem pemasaran otomatis, Anda dapat mengirim pemberitahuan kepada mereka yang meninggalkan keranjang belanjaannya secara otomatis melalui email. Setiap pesan dapat dipersonalisasikan dan dikustomisasi untuk mendorong mereka agar menyelesaikan pembelanjaannya. Pastikan bahwa pesan yang Anda kirim sangat persuasif, ringkas, dan sopan. Berikan CTA yang jelas (tautan yang membawa mereka kembali ke barang yang mereka simpan) sehingga tidak membingungkan calon pembeli.