Strategi Marketing 2015: Memenangkan Persaingan di Search Engine Google

2 Comments

Selamat Natal dan Tahun Baru 2015 para pembaca! Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu. Memasuki tahun baru adalah waktu yang tepat untuk belajar hal baru dan menyusun resolusi untuk tahun yang baru. Di dunia digital, strategi pemasaran melalui mesin pencari (search engine) masih menjadi salah satu kunci utama dalam penjualan. Namun banyak hal yang berubah terutama dalam teknik SEO (Search Engine Optimization).

 Bagi yang belum familiar, SEO adalah teknik optimasi untuk mencapai posisi ranking yang terbaik di mesin pencari khususnya Google, pada saat orang melakukan pencarian kata kunci yang sesuai dengan produk/bisnis kita. Misalkan kita mempunyai bisnis jual beli mobil. Bayangkan betapa asyiknya jika website kita berada di halaman 1 saat orang mencari kata kunci “mobil bekas di Semarang” atau “jual mobil di Semarang”. Tingkat konversi penjualan dari mesin pencari biasanya cukup tinggi, karena mereka yang mencari biasanya ada niatan membeli.

Tapi perlu dimengerti Google secara rutin mengupdate algoritma pencariannya. Mereka terus memerangi teknik-teknik SEO yang tidak sesuai dengan guideline mereka, biasanya disebut dengan black hat SEO. Untuk itu strategi SEO harus senantiasa diupdate untuk menyesuaikan dengan update yang ada. Pastikan kita menggunakan teknik yang benar (white hat) agar terhindar dari hukuman/penalti Google pada saat adanya update algoritma yang baru. Berikut beberapa strategi SEO sederhana untuk menghadapi tahun 2015:

1. Pemilihan kata kunci yang tepat. Idealnya kita mencari kata kunci yang relevan dengan bisnis kita, memiliki jumlah pencarian yang tinggi, namun jumlah kompetisi yang rendah. Percuma mengejar kata kunci populer (hot keyword) tapi kita tidak sanggup untuk menembus halaman 1 di Google. Lebih baik gunakan kata kunci panjang (long tail keywords) sekitar 4-5 kata. Untuk bisnis lokal gunakan kota/lokasi sebagai bagian dari kata kunci. Untuk melakukan riset pemilihan kata kunci dapat menggunakan Keyword Planner, sebuah tool gratis yang disediakan Google (http://herosoftmedia.com/keywordplanner)

2. Setelah mendapatkan daftar kata kunci yang tepat, isi website anda dengan beberapa artikel / konten yang mengandung kata kunci tersebut. Jangan gunakan secara berlebihan. Cukup 1-2x saja mengulang kata kunci tersebut di dalam artikel. Panjang artikel sebaiknya minimal 200-300 kata.

3. Buat tampilan visual yang menarik di website anda. Tampilan website yang tidak menarik atau akses website yang terlalu lama membuat angka pentalan (bounce rate) dan angka lainnya menjadi buruk. Metrik-metrik angka ini menjadi salah satu penilaian Google juga dalam penentuan posisi/ranking.

4. Manfaatkan social media dengan sebaik-baiknya. Dalam 1 tahun belakangan ini signal dari social media juga menjadi penilaian Google dalam penentuan ranking. Logikanya artikel/website yang menarik semestinya akan banyak dibicarakan di social media populer, seperti Facebook, Twitter, Google+, Instagram, dan sebagainya. Promosikan artikel/website anda di social media, dan usahakan agar banyak orang yang ikut memberikan komentar, suka, atau reshare.

5. Hindari membeli link atau bertukar link! Strategi membangun link sebanyak-banyaknya adalah strategi SEO lama yang sudah tidak lagi bermanfaat. Justru update algoritma Google akan membuat website anda terkena penalty dengan adanya link-link berkualitas rendah/spammy.

6. Maksimalkan tampilan mobile friendly di website anda. Google makin menghargai website yang memiliki tampilan responsive yang mendukung akses dari smartphone dan tablet. Jika website anda belum responsive dan mensupport akses mobile, posisi website anda dipastikan tidak akan maksimal di hasil pencarian Google khususnya dari mobile (smartphone/tablet). Padahal semakin hari jumlah pencarian melalui mobile makin meningkat dan diprediksi di tahun 2015 jumlah pencarian melalui mobile akan melebihi pencarian melalui PC.

 

Dengan beberapa hal sederhana tadi, diharapkan anda dapat mencapai posisi yang cukup bagus untuk pencarian kata kunci dengan tingkat persaingan yang rendah. Jangan terburu-buru mengharapkan hasil. SEO membutuhkan proses. Umumnya paling tidak butuh beberapa minggu untuk mencapai halaman 1 dengan persaingan kata kunci rendah. Tips tambahan juga, coba gunakan Google AdWords sembari menunggu hasil dari SEO. Iklan AdWords memang tidak mempengaruhi hasil SEO, tapi beberapa studi juga menunjukkan iklan AdWords dan SEO yang tampil bersamaan memberikan performa klik pengunjung yang lebih baik.


Semoga beberapa petunjuk praktis tadi bermanfaat. Yang penting kita harus mulai mencobanya. Seperti tagline dari suatu merk terkenal “Just Do It”. Lakukan Saja!

More from our blog

See all posts
2 Comments
    • Sejahtera Jaya Teknik
    • 25/12/2015

    terima kasih atas informasinya, sangat bermanfaat sekali bagi saya yang masih belajar berbisnis online

    • Blog Cara
    • 23/08/2015

    Sepakat dengan inti dari artikel diatas. Membantu sekali mas infonya, pemula yg senang belajar ilmu baru

 

Leave a Comment