Rahasia Sukses Menggunakan Email Marketing

1 Comment

Seperti biasa tiap pagi di kantor setelah buka laptop yang pertama saya lakukan adalah cek email. Lumayan banyak email yang masuk. Sebagian besar dari rekan kerja, klien, teman, atau keluarga. Yang jelas memang dari orang-orang yang saya kenal. Tapi ada juga beberapa email lain yang masuk. Newsletter (berita), update social media, sampai ada juga iklan promosi. Buat yang begini gampang aja, kalo kira-kira gak menarik tinggal pencet delete.. tut.. lenyap deh email tersebut. Tapi kalo kayaknya oke coba deh saya baca isinya, siapa tahu memang bermanfaat.

 

Merasa familiar dengan situasi tersebut? Ya seringkali kita menjumpai kiriman email semacam itu. Email dari seseorang (atau suatu perusahaan) yang tidak terlalu kita kenal. Terkadang cukup mengganggu tapi bisa juga berguna kalau sesuai dengan kebutuhan. Itulah yang dinamakan email marketing. Sesuai namanya, artinya teknik pemasaran dengan menggunakan email. Hingga kini email marketing masih sangat bermanfaat. Namun pengiriman email secara masal untuk penjualan langsung (direct selling) sudah tidak efektif. Selain pembaca makin kritis, juga fasilitas penyaringan email spam sudah makin canggih. Hampir dipastikan email semacam itu akan masuk ke folder khusus spam dan terhapus secara otomatis setelah sekian hari. Tak ayal agar dapat berhasil dalam email marketing ada beberapa hal yang perlu  diperhatikan.

 

  1. Tentukan target penerima email

Pertama kita perlu tahu tujuan dan target penerima email. Seperti dijelaskan diawal sebaiknya kita tidak serta-merta berjualan produk apalagi jika ini adalah para pembaca yang baru pertama dihubungi. Yang  terbaik adalah jika kita memiliki kumpulan database koresponden atau list building. Mungkin mereka pernah berkunjung ke website dan mengisi formulir keanggotaan gratis. Atau sekedar bertukar kartu nama di suatu acara. Dengan demikian kecil kemungkinan mereka akan menganggap email kita sebagai spam.

Buat beberapa kategori penerima email. Mereka yang baru pertama kita kenal, calon pelanggan potensial, atau yang sudah pelanggan lama. Tentunya isi email juga akan menyesuaikan.

 

  1. Buat judul email yang menarik

Judul email adalah hal pertama yang terlihat dan menentukan apakah penerima mau masuk ke isinya. Jadi buatlah judul email yang semenarik mungkin. Panjang judul sebaiknya tidak melebihi 30 karakter. Singkat, padat, dan memicu penerima agar mau membaca keseluruhan isi emailnya.

 

  1. Desain / Tampilan Email

Setelah pembaca masuk ke dalam email kita, visualisasi akan memberi kesan pertama. Email teks yang terlalu panjang dapat membuat pembaca malas dan langsung meninggalkan. Sebaiknya gunakan template atau desain visual yang baik. Perpaduan gambar dan font tulisan yang baik akan membantu menarik perhatian pembaca. Sesuaikan tampilannya dengan desain dan branding bisnis anda. Setelah itu perhatikan juga tampilannya di perangkat mobile. Karena saat ini besar kemungkinan email anda akan dibaca melalui smartphone atau tablet. Template email yang tidak optimal di mobile akan menyulitkan pembaca karena mereka harus melakukan scrolling / zooming.

 

  1. Konten yang menghasilkan konversi

Setelah mendapatkan perhatian penuh dari pembaca, saatnya konten email yang menentukan. Sesuaikan konten dengan target pembaca dan tujuan email anda. Jika email anda berbentuk newsletter, berikan informasi yang menarik dan berguna. Bisa juga arahkan pembaca ke website untuk keterangan lebih lengkap. Dengan begitu anda akan mendapatkan trafik pengunjung.

Jika email anda berisi iklan promosi, jelaskan dengan singkat mengapa pembaca perlu membeli produk/layanan anda. Perusahaan besar dan e-commerce biasanya memberikan diskon atau voucher khusus untuk memicu konversi penjualan melalui email. Beri batasan waktu diskon untuk memberi dampak urgensi.

 

  1. Komunikasi yang konsisten

Dengan rutin berkomunikasi dengan pembaca, kemungkinan keberhasilan email marketing anda akan lebih besar. Manfaatkan berbagai chanel social media untuk berinteraksi dengan pembaca. Cantumkan alamat website dan social media anda dalam body atau signature email.

Manfaatkan juga auto-responder untuk menanggapi suatu event atau tindakan yang dilakukan oleh pembaca. Misalkan jika memiliki database tanggal lahir pelanggan, anda dapat secara otomatis mengirimkan ucapan selamat ulang tahun. Atau jika pelanggan mendownload suatu ebook / file dari website, mereka akan mendapatkan email follow-up secara otomatis.

 

Salah satu kunci utama dalam keberhasilan email marketing adalah proses pengumpulan database pembaca yang berkualitas. Dengan memanfaatkan fitur newsletter dan form submission di website, kita dapat mengumpulkan data pelanggan. Database pelanggan yang berkualitas juga menghindarkan kita dari spam filtering. Sehingga kemungkinan keberhasilan email marketing kita akan makin besar.

Semoga sukses dengan email marketing anda!

More from our blog

See all posts
1 Comment
    • arya
    • 18/01/2016

    kami ingin belajar berbisnis online dg bapak

 

Leave a Comment